KUPANG, SuaraTribun.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menerima audiensi jajaran Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PB GABSI) di Ruang Kerja Gubernur, Kamis (5/3/2026).
Audiensi tersebut dipimpin Sekretaris Jenderal PB GABSI, Hery Maulana, bersama sejumlah pengurus lainnya, yakni Taufik Asbi (Bidang Teknik dan Kepelatihan), John da Costa, Sem Adu, Aleks Dardana, Ricky Hawaii, dan Arsena Adu. Turut mendampingi Gubernur, Staf Ahli Gubernur NTT yang juga Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi NTT, Linus Luis.
Dalam pertemuan itu, PB GABSI secara resmi mengusulkan agar cabang olahraga bridge diikutsertakan dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028. Usulan tersebut disampaikan dengan pertimbangan bahwa bridge secara konsisten dipertandingkan pada ajang internasional seperti SEA Games dan Asian Games.
“Kami memohon kepada Bapak Gubernur agar cabang olahraga bridge bisa ikut serta dalam PON 2028 nanti, mengingat bridge selalu dipertandingkan di SEA Games dan Asian Games,” ujar Hery Maulana.
Ia menegaskan, keikutsertaan bridge bukan sekadar meramaikan ajang PON, melainkan membawa target prestasi bagi kontingen NTT.
“Kami bukan hanya ingin ikut, tetapi bertekad memberikan kontribusi nyata. Dari sembilan nomor yang direncanakan dipertandingkan, kami menargetkan tiga medali emas untuk NTT,” ungkapnya optimistis.
Hery juga menjelaskan, bridge merupakan cabang olahraga yang relatif tidak membutuhkan anggaran besar maupun sarana yang kompleks. Pertandingan dapat digelar di berbagai lokasi tanpa memerlukan fasilitas khusus berskala besar.
