Upaya itu membuahkan hasil setelah wasit Rahim menunjuk titik putih usai pemain belakang Betun FC melakukan handball di area terlarang saat menghalau sundulan kapten Yoko.
Yoko yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan penaltinya sukses memperdaya kiper Betun FC dan mengubah skor menjadi 2-1.
Gol tersebut membakar semangat skuad SMA Fajar Timur Haitimuk. Tekanan terus dilancarkan hingga akhirnya gol penyeimbang tercipta.
Berawal dari umpan Risda, pemain bernomor punggung 30, bola mengarah ke Bil di sisi kanan. Bil yang menerima bola di luar kotak penalti langsung melepaskan tembakan akurat ke sudut kanan gawang Betun FC. Gol. Skor menjadi 2-2.
Saat laga tampak akan berakhir imbang di babak pertama, Betun FC kembali unggul melalui situasi bola mati. Aldy, pemain bernomor punggung 23, mencetak gol lewat tendangan bebas dari luar kotak penalti yang mengarah ke sudut kiri gawang SMA Fajar Timur Haitimuk.
Gol tersebut menutup babak pertama dengan keunggulan 3-2 untuk Betun FC.
Sepanjang babak pertama, Betun FC tampil dominan terutama di sektor lini tengah. Organisasi permainan mereka terlihat lebih hidup dan mampu menekan lawan dengan baik.
Memasuki babak kedua, SMA Fajar Timur Haitimuk tampil jauh lebih agresif. Sang kapten Yoko terus memompa semangat rekan-rekannya hingga permainan berubah drastis.
Dominasi perlahan beralih ke kubu SMA Fajar Timur Haitimuk. Tekanan tinggi yang mereka bangun akhirnya membuahkan hasil.
Berawal dari umpan silang cantik Risda dari sisi tengah, bola mengarah ke Bil di sektor kanan. Bil dengan tenang melewati satu pemain bertahan Betun FC sebelum berhadapan langsung dengan kiper.