Dalam situasi krusial, Bil menunjukkan ketenangan luar biasa. Ia berhasil melewati kiper yang keluar dari sarangnya, lalu melepaskan sentuhan kaki kanan ke sudut kiri gawang Betun FC.
Gol tersebut membuat skor kembali imbang 3-3.
Hingga babak kedua berakhir, kedua tim gagal menambah gol meski sama-sama memiliki sejumlah peluang emas. Pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak adu penalti.
Dalam drama adu penalti, kiper SMA Fajar Timur Haitimuk, Demus, tampil sebagai pahlawan kemenangan. Penampilannya di bawah mistar sangat gemilang setelah berhasil menggagalkan dua eksekusi penalti pemain Betun FC, yakni Tonce Tuna dan Deni Tuna.
Keberhasilan Demus memastikan SMA Fajar Timur Haitimuk keluar sebagai juara Piala Novanto CUP III 2026 di Kabupaten Malaka.
Partai final bergengsi ini turut disaksikan langsung oleh , Ketua DPRD Malaka sekaligus Ketua Malaka Adrianus Bria Seran, tim pemantau bakat dari Jakarta, tim pendamping pembangunan Malaka, anggota DPRD, serta jajaran pimpinan OPD Kabupaten Malaka.
Kehadiran para pemangku kepentingan dan tim pemantau bakat menjadi bukti bahwa Piala Novanto CUP III bukan sekadar turnamen biasa, melainkan panggung strategis untuk melahirkan talenta-talenta muda sepak bola Malaka menuju level yang lebih tinggi.
Kemenangan ini sekaligus menegaskan mental juara SMA Fajar Timur Haitimuk—tim yang mampu bangkit dari tekanan, menunjukkan karakter kuat, dan menutup turnamen dengan cara yang dramatis di hadapan publik sepak bola Malaka.(*)
