SUARATRIBUN.COM, BETUN – Ketua PSSI Kabupaten Malaka, Adrianus Bria Seran, S.H, terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan sepak bola di wilayah perbatasan dengan mendorong para wasit lokal untuk mengikuti kursus khusus Video Assistant Referee (VAR) di Jakarta.
Ketua PSSI Kabupaten Malaka menyampaikan hal ini usai Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Malaka Tahun Anggaran 2025 di Aula Kantor DPRD, Senin (30/3/26).
Komitmen Ketua PSSI Malaka ini dinilai strategis seiring dengan perkembangan sepak bola modern yang semakin mengandalkan teknologi untuk meningkatkan kualitas dan keadilan dalam pertandingan.
ABS namanya yang sering disapa ini menegaskan, peningkatan kapasitas wasit menjadi kunci utama jika Malaka ingin tampil sebagai daerah yang siap menggelar kompetisi berstandar tinggi.
“Sepak bola saat ini sudah berkembang pesat, termasuk penggunaan VAR. Karena itu, kita harus menyiapkan sumber daya manusia, khususnya wasit, agar mampu mengikuti perkembangan tersebut melalui kursus resmi,” ujarnya.
Diketahui, Kabupaten Malaka telah lebih dulu melakukan terobosan dengan menerapkan VAR dalam sejumlah pertandingan uji coba.
Teknologi ini digunakan pada ajang Bupati Cup Seri I serta laga uji tanding usia dini antara PS Malaka U-11 hingga U-17 menghadapi SSB Kefamenanu TTU di Lapangan Haitimuk.
Penerapan VAR tersebut menjadikan Malaka sebagai satu-satunya kabupaten di Nusa Tenggara Timur yang berani mengadopsi teknologi tersebut dalam pertandingan lokal. Hal ini sekaligus menjadi bukti keseriusan daerah dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan kompetisi sepak bola.
