Sementara itu, Bupati Malaka Stefanus Bria Seran turut hadir menyaksikan langsung jalannya proses seleksi dan pelatihan para pemain hingga kegiatan berakhir pada malam hari.
Kehadiran Bupati yang akrab disapa SBS itu menunjukkan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Malaka terhadap pengembangan sepak bola usia muda sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia di sektor olahraga.
“Saya menonton secara langsung karena ini adalah bentuk dukungan nyata pemerintah bagi kemajuan sepak bola di Kabupaten Malaka. Kita ingin memastikan pembinaan berjalan baik dan talenta-talenta muda Malaka mendapat perhatian serius,” tegas SBS.
SBS menegaskan, pengembangan olahraga, khususnya sepak bola, merupakan salah satu fokus penting dalam agenda pembangunan daerah yang terus didorong pemerintah.
“Sepak bola termasuk dalam program prioritas kelima Pemerintah Kabupaten Malaka, yakni olahraga berprestasi. Karena itu, pembinaan usia muda harus terus diperkuat agar ke depan Malaka mampu melahirkan atlet-atlet sepak bola yang berprestasi di level regional maupun nasional,” ucapnya.
PKS antara Persija Academy dan PS Malaka sendiri merupakan kelanjutan dari kerja sama tahap pertama yang telah dimulai pada tahun 2025. Melalui kerja sama awal tersebut, sebanyak 10 Sekolah Sepak Bola (SSB) berhasil dibentuk di Kabupaten Malaka.
Dalam program tahun 2025, Persija Academy tidak hanya memberikan pelatihan kepada para pelatih SSB, tetapi juga membekali para pengurus dengan pengetahuan tentang manajemen dan pengelolaan SSB yang profesional dan berkelanjutan.
