SUARATRIBUN.COM, BETUN —PS Malaka melalui PSSI Kabupaten Malaka secara resmi menyampaikan pembatalan keikutsertaan dalam kompetisi El Tari Memorial Cup (ETMC) Tahun 2026.
Keputusan tersebut menjadi perhatian publik sepak bola di Nusa Tenggara Timur (NTT), mengingat PS Malaka merupakan salah satu tim yang pernah mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar juara Piala ETMC pada tahun 2019.
Namun, absennya PS Malaka pada kompetisi tahun ini bukan berarti daerah tersebut mengabaikan perkembangan sepak bola. Sebaliknya, keputusan tersebut disebut sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat fondasi pembinaan dan mempersiapkan generasi pemain yang lebih kompetitif.
Direktur Olahraga PS Malaka, dr. Dionisius Christian Bria Seran, Sp.OG, menegaskan bahwa keputusan tersebut memang berpotensi menimbulkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat dan pencinta sepak bola.
Meski demikian, pihaknya menilai keputusan tersebut merupakan langkah terbaik agar PS Malaka dapat lebih fokus membangun pembinaan pemain, khususnya anak-anak dan generasi muda, sehingga memiliki kesiapan lebih matang untuk menghadapi kompetisi pada tahun-tahun mendatang.
“Tentunya keputusan ini menimbulkan banyak pertanyaan. Namun, ini merupakan keputusan terbaik agar kita bisa lebih fokus membina anak-anak dan mempersiapkan mereka dengan lebih baik untuk tahun-tahun yang akan datang,” tegas Dionisius dikutip suaratribuncom, Minggu 8 November 2026.
Ia menjelaskan, sepak bola Malaka tidak boleh hanya berorientasi pada keikutsertaan dalam turnamen. Lebih dari itu, diperlukan sistem pembinaan yang konsisten, kompetisi berjenjang, serta proses pengembangan pemain secara berkelanjutan.
