Laga final berlangsung dramatis dan harus ditentukan melalui adu penalti. Malaka Tengah akhirnya menang dengan skor 5-4 atas Weliman.
“Di lapangan hijau tidak ada yang bisa disembunyikan. Siapa yang berlatih serius akan terlihat hasilnya, dan siapa yang tidak siap juga akan terlihat,” tegas salah satu pembina SSB.
Dukungan dan Rencana Putaran Kedua
Turnamen ini mendapat dukungan penuh dari Ketua DPRD Kabupaten Malaka, Andrianus Bria Seran sekaligus merangkap Ketua PSSI, Ketua Askab, Ketua SSB, dan Ketua Golkar Malaka ini.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu, meminta agar putaran kedua yang direncanakan berlangsung pada April 2026 dapat digelar pada malam hari.
“Kita minta Kadis Diaspora bersama Kadis PUPR agar memasang lampu di Lapangan Haitimuk. Supaya pertandingan bisa digelar malam hari dan masyarakat tetap bisa bekerja di siang hari,” ujar Henri Melki Simu.
Ia juga menambahkan bahwa penggunaan VAR di turnamen ini merupakan langkah maju sepak bola Malaka.
“Kita ingin sepak bola Malaka dikelola secara profesional. Penggunaan VAR ini adalah bukti bahwa kita siap berbenah dan maju,” ucap Henri Melki Simu.(*)
