BETUN, SuaraTribun.com – SMK Arnoldus Betun menetapkan hari Jumat sebagai kelas khusus praktik menenun bagi para siswa. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi mata pelajaran muatan lokal yang secara khusus berfokus pada keterampilan menenun.
Kepala SMK Arnoldus Betun, Yohanes Yanuarius Nahak, menjelaskan bahwa pembelajaran muatan lokal tersebut tidak hanya diberikan dalam bentuk teori di kelas, tetapi langsung dipraktikkan oleh siswa.
“Materi muatan lokal ini tidak hanya teori, tetapi juga langsung dipraktikkan oleh siswa melalui kegiatan menenun,” ujarnya kepada wartawan di Welaus, Desa Lakekukan Utara, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Selasa (10/2/26).
Ia menambahkan, menenun merupakan tradisi yang telah menjadi kebiasaan masyarakat Kabupaten Malaka secara turun-temurun.
Karena itu, sekolah merasa penting untuk mengangkatnya sebagai mata pelajaran muatan lokal agar keterampilan budaya tersebut tetap lestari sekaligus menjadi bekal bagi peserta didik.
“Melalui program ini, siswa tidak hanya belajar menjaga warisan budaya daerah, tetapi juga memiliki keterampilan yang berpotensi bernilai ekonomi di masa depan,” tandasnya. (*)
