Berdasarkan data yang didisampaikan Dusun Rainain memiliki 303 kepala keluarga (KK), Rainain A memiliki 303 kepala keluarga (KK), Rainain B sebanyak 315 KK, Wefatuk 292 KK, Maneklaran 238 KK, Suai A 217 KK, Suai B 498 KK, dan Beidu 315 KK.
Menurut Brigita, sebagian warga masih menghadapi persoalan tegangan listrik, terutama masyarakat yang tinggal jauh dari jaringan utama.
Ia menjelaskan, pekerjaan perluasan jaringan mulai terlihat di sejumlah titik melalui pendirian tiang listrik. Namun, pada lokasi yang diharapkan dapat menjangkau permukiman warga, pemasangan kabel belum dilakukan.
“Warga sangat menantikan program perluasan jaringan listrik ini. Kami berharap PLN dapat melihat kondisi masyarakat dan melanjutkan pekerjaan jaringan yang sudah mulai dilakukan,” demikian harapan yang disampaikan Brigita.
Ia juga menyoroti kebutuhan nelayan terhadap es batu untuk menjaga kesegaran hasil tangkapan mereka.
Menurutnya, apabila pasokan listrik semakin memadai, usaha kecil seperti yang dijalankan Frendy dan Ana memiliki peluang untuk kembali beroperasi dan membantu memenuhi kebutuhan nelayan.
Di Kletek, persoalan listrik dengan demikian bukan hanya menyangkut penerangan rumah. Kualitas pasokan listrik juga berkaitan dengan kegiatan ekonomi masyarakat, termasuk usaha rumahan yang menopang mata pencaharian warga pesisir.
