“Banyak pihak membantu, tetapi tetap saja terkendala anggaran, sementara permintaan terus berdatangan dari desa-desa,” ucap HMS.
Karena itu, masuknya program RTLH dari pemerintah pusat dinilai sebagai langkah strategis untuk memperluas jangkauan bantuan sekaligus mempercepat penanganan kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut.
HMS menegaskan, kepemimpinan SBS–HMS tetap berkomitmen menyelesaikan persoalan sosial masyarakat secara bertahap, dengan fokus pada kebutuhan paling mendesak.
“Kita dipilih untuk memperhatikan masyarakat. Memang tidak bisa sekaligus, tapi kita selesaikan bertahap,” tegasnya.
Ia juga mendorong perhatian lebih dari pemerintah pusat terhadap wilayah perbatasan seperti Kabupaten Malaka yang berbatasan langsung dengan Timor Leste.
“Kita bekerja sambil berdoa dan berharap pemerintah pusat fokus memperhatikan pembangunan di daerah perbatasan seperti Malaka,” tandas HMS.(*)