Kekerasan Anak dan Perempuan Mengkhawatirkan, Pemda Malaka Siapkan Langkah Serius

Reporter: Novry Laka 
| Editor: Redaksi
Plh. Kepala Dinas P2KBP3A Andreas Seran

Selain menyasar orang tua, sosialisasi juga akan difokuskan kepada pelajar tingkat SD hingga SMA. Kelompok usia ini dianggap rentan, sehingga perlu dibekali pemahaman tentang perlindungan diri serta keberanian melapor jika mengalami kekerasan.

Ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diperoleh, sejumlah pelaku kasus pelecehan seksual, kekerasan terhadap anak, serta kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang saat ini ditahan di Lapas Atambua, sebagian besar berasal dari wilayah Malaka.

Bacaan Lainnya

Kondisi ini, kata dia, menjadi alarm keras bahwa pencegahan harus dilakukan secara masif dan berkelanjutan. Karena itu, P2KBP3A mengimbau seluruh masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak kepada dinas terkait.

“Kami akan menangani sisi kemanusiaannya dan memastikan korban mendapatkan perlindungan. Sementara proses hukum akan ditangani oleh aparat penegak hukum. Yang terpenting, keluarga korban tidak boleh merasa sendiri,” tutup Andreas. (*)