Ny. Yustin Neni Nurhayati: HUT ke-102 WKRI Jadi Momentum Perempuan Katolik Bergerak, Berdaya dan Berdampak

Reporter: Novry Laka 
| Editor: Redaksi

SUARATRIBUN.COM, BETUN – Peringatan Hari Ulang Tahun Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) ke-102 menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali peran strategis perempuan Katolik sebagai pilar keluarga, agen perubahan sosial, sekaligus penjaga nilai-nilai kemanusiaan dan kelestarian lingkungan hidup.

Ketua WKRI Cabang Paroki St. Antonius Padua Kleseleon, Ny. Yustin Neni Nurhayati akrab disapa Ma Neni, menegaskan bahwa HUT WKRI tahun ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momen refleksi bersama untuk memperkuat komitmen pelayanan yang nyata dan berdampak.

Bacaan Lainnya

Menurut Ma Neni, perempuan Katolik memiliki peran sentral dalam membangun keluarga yang tangguh, masyarakat yang harmonis, serta lingkungan yang lestari.

“HUT WKRI ke-102 menjadi momentum penting bagi kita semua untuk semakin meneguhkan komitmen dalam karya pelayanan. Perempuan Katolik harus hadir sebagai kekuatan utama dalam keluarga, mampu membawa perubahan positif di tengah masyarakat, serta memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup,” ujarnya dirilis suaratribundotcom, Jumat 26 Juni 2026.

Ia menjelaskan, tema HUT WKRI ke-102 yakni ‘Wanita Katolik Republik Indonesia Bergerak Menuju Perempuan Berdaya, Keluarga Tangguh, Peduli Sesama dan Semesta’ membawa pesan yang sangat relevan dengan tantangan zaman saat ini.

Tema tersebut, kata Ma Neni, menekankan pentingnya ketahanan keluarga, pemberdayaan perempuan, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.