“Data ini akan kami gunakan untuk mengajukan bantuan Bacaan Bermutu ke Perpustakaan Nasional RI agar akses bacaan anak-anak di sini bisa lebih baik dan berkelanjutan,” jelasnya.
PKBM Lurumutin juga menjalankan program pendataan anak putus sekolah agar seluruh anak usia sekolah di Kabupaten Malaka tetap mendapat akses pendidikan.
Sementara itu, Yohanes Lau menilai kegiatan tersebut sebagai langkah nyata yang langsung menyentuh kebutuhan siswa.
“Saya mendampingi Ketua PKBM bersama tim memberikan bantuan buku, papan tulis, dan alat tulis kepada siswa kelas jauh SD Inpres Ninma di Dusun Nekto,” katanya.
Menurutnya, kehadiran langsung di lokasi membuktikan kepedulian terhadap pendidikan tidak cukup hanya sebatas wacana. Ia menambahkan, sejumlah anggota DPRD yang hadir telah melihat langsung kondisi sekolah.
Pemerintah daerah bersama pihak terkait merencanakan pembangunan gedung darurat yang lebih layak sebagai solusi sementara sambil menunggu pembangunan gedung permanen.
Selain kondisi sekolah, keterbatasan infrastruktur di Dusun Nekto juga menjadi perhatian, seperti akses jalan yang sulit serta belum tersedianya jaringan listrik.
Di tengah keterbatasan tersebut, bantuan buku, alat tulis, dan dukungan moril dari PKBM Lurumutin menjadi penyemangat bagi siswa SD Nekto bahwa pendidikan di wilayah pelosok tetap mendapat perhatian.(*)