SUARATRIBUN.COM, BETUN – Kegiatan penguatan literasi yang digelar PKBM Lurumutin di Desa Kufeu, Kecamatan Io Kufeu, mendapat apresiasi dari Tim Pendamping Pengendalian Perencanaan dan Evaluasi Pembangunan Daerah Bidang Pendidikan, Drs. Yohanes Lau, M.Si.
Yohanes Lau yang akrab disapa Jon Lau menilai, program literasi tersebut sejalan dengan visi pembangunan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran (SBS), dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS), khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Program ini sangat positif dan selaras dengan arah kebijakan pemerintah daerah,” ujarnya saat kegiatan sosialisasi, Senin (23/3/2026).
Kegiatan yang diinisiasi bersama SP2MI NTT ini mengusung penguatan literasi masyarakat dengan menyasar anak-anak, pemuda, hingga orang tua. Literasi yang dikembangkan tidak hanya baca tulis, tetapi juga mencakup literasi keuangan dan keterampilan hidup.
Ketua PKBM Lurumutin, Maria Deviana R. Seran (Evi Seran), menegaskan bahwa gerakan literasi harus dimulai dari desa sebagai fondasi menuju generasi emas 2045.
“Malaka tidak boleh tertinggal. Literasi adalah kunci membangun masyarakat yang mandiri dan berdaya,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua SP2MI NTT, Polikarpus Do, menekankan pentingnya peran keluarga dalam membangun budaya literasi.“Kita harus menjadi tutor bagi anak-anak kita. Literasi dimulai dari rumah,” katanya.
Jon Lau juga mengingatkan, di tengah pesatnya perkembangan teknologi, kemampuan membaca dan menulis menjadi kebutuhan utama. “Kita harus terus belajar agar tidak tertinggal di era digital,” tambahnya.