SUARATRIBUN.COM, BETUN – Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu (HMS), menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Malaka untuk meningkatkan produksi jagung dengan memastikan lahan pertanian yang telah mendapat bantuan pengolahan dari pemerintah benar-benar dimanfaatkan dan ditanami.
Ketegasan itu disampaikan HMS saat menghadiri Panen Raya Jagung Serentak Nasional yang berlangsung di Desa Dirma, Kecamatan Malaka Timur, Kamis (8/1/2026).
Dalam arahannya, HMS secara khusus meminta para kepala desa tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi turun langsung ke kebun-kebun rakyat untuk memastikan lahan yang telah diolah oleh Dinas Pertanian benar-benar ditanami jagung oleh petani.
“Para kepala desa harus turun ke lapangan. Data semua petani yang lahannya sudah diolah Dinas Pertanian. Pastikan mereka menanam jagung,” tegas HMS di hadapan peserta panen raya.
HMS juga memberikan peringatan kepada petani yang telah menikmati fasilitas olah lahan gratis dari pemerintah, namun tidak memanfaatkannya sesuai peruntukan.
Ia menegaskan, petani yang lahannya telah diolah tetapi tidak ditanami jagung harus dicatat dan diberi tanda khusus.
“Kalau ada yang lahannya sudah digarap tapi tidak tanam jagung, catat dan tandai orangnya. Supaya selama kepemimpinan SBS–HMS, dia tidak lagi dapat fasilitas olah lahan gratis,” tegasnya.
Menurut HMS, kebijakan tersebut bukan dimaksudkan sebagai bentuk hukuman kepada petani, melainkan sebagai langkah pendisiplinan agar bantuan pemerintah benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan daerah.
