SUARATRIBUN.COM, BETUN – Martinus Ahau atau akrab disapa Bos Ahau diduga menjadi korban pemukulan yang dilakukan mantan Kepala Desa Kereana, Yakobus Ulu Ose atau Na’i Jun. Peristiwa tersebut disebut terekam kamera CCTV di toko milik Bos Ahau di Desa Numponi, Kecamatan Malaka Timur, Kabupaten Malaka, Jumat (22/5/2026).
Tak hanya itu, rumah milik Petrus Apin atau Bos Apin yang merupakan saudara kandung Bos Ahau juga diduga mengalami aksi teror. Dugaan kejadian tersebut disebut turut terekam kamera CCTV.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian berlangsung Na’i Jun terlihat mengenakan baju putih dengan celana hitam. Dalam rekaman CCTV, ia tampak keluar dari sebuah mobil berwarna hitam bersama beberapa orang lainnya sebelum masuk ke toko milik Bos Ahau.
Di dalam toko, Na’i Jun dan Bos Ahau sempat terlihat berbincang. Namun, tak lama kemudian, Na’i Jun diduga melayangkan pukulan menggunakan tangan kanan ke arah wajah Bos Ahau.
Bos Ahau disebut sempat membalas pukulan ke arah Na’i Jun, namun tidak mengenai sasaran. Merasa terancam, Bos Ahau kemudian berlari ke bagian belakang rumah untuk mengamankan diri.
Setelah itu, Na’i Jun terlihat menuju halaman depan toko. Beberapa saat kemudian, ia kembali masuk ke area toko sebelum akhirnya keluar menuju mobil yang terparkir di halaman depan.
Sementara itu, Kapolres Malaka, AKBP Riki Ganjar Gumilar, S.I.K., M.M saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Peristiwa itu sudah ditangani pihak Polsek Malaka Timur dan selanjutnya kami akan melihat perkembangannya,” ujar Kapolres melalui sambungan telepon WhatsApp, Sabtu 23 Mei 2026.(*)
