Keluarga Kecewa, Terduga Pelaku Mantan Kepala Desa Kereana Belum Ditahan Polres Malaka

Reporter: Novry Laka 
| Editor: Redaksi
Aci Tres isteri dari Bos Apin saat diambil keterangannya di ruang SPKT Polres Malaka. (FOTO:NL)

SUARATRIBUN.COM, BETUN – Keluarga Martinus Ahau alias Bos Ahau dan Petrus Apin alias Bos Apin mengaku kecewa karena terduga pelaku dugaan pemukulan dan teror, mantan Kepala Desa Kereana, Yakobus Ulu Ose alias Na’i Jun, hingga kini belum ditahan oleh pihak Polres Malaka.

Kekecewaan keluarga muncul setelah Bos Ahau diduga menjadi korban pemukulan oleh Na’i Jun. Peristiwa tersebut disebut terekam kamera CCTV di lokasi kejadian. Kejadian pada Jumat 22 Mei 2026.

Tidak hanya itu, rumah Bos Apin juga diduga diteror menggunakan senjata tajam jenis kelewang. Aksi tersebut disebut terjadi di kediaman korban dan turut terekam kamera CCTV.

Pihak keluarga menilai situasi tersebut membuat mereka merasa tidak aman dan berharap aparat kepolisian segera mengambil langkah tegas terhadap proses hukum yang sedang berjalan.

Ko Amin, anak dari Bos Ahau dan Bos Apin, mengatakan keluarga saat ini merasa tidak nyaman pascakejadian tersebut. Ia berharap proses hukum dilakukan secara adil dan profesional.

“Kami keluarga merasa tidak nyaman dan berharap proses hukum ini benar-benar adil bagi orang tua kami,” ujarnya, Minggu (24/5/2026).

Untuk diketahui, kasus ini sebelumnya ditangani pihak kepolisian sektor wilayah Malaka Timur sebelum kemudian dilimpahkan ke Polres Malaka untuk ditindaklanjuti.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Malaka terkait alasan belum dilakukan penahanan terhadap terduga pelaku.(*)