SUARATRIBUN.COM, BETUN – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Malaka yang membidangi kesehatan, Fransiskus Xaverius Taolin akrab disapa Ans Taolin menyatakan dukungan penuh terhadap langkah RSUPP Betun bersama pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan hemodialisa (cuci darah) untuk melayani masyarakat.
Dukungan tersebut disampaikan menyusul rencana pengoperasian layanan hemodialisa di RSUPP Betun untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini harus dirujuk ke luar daerah.
“Selama ini pasien kita yang membutuhkan hemodialisa masih harus ke Atambua atau Kupang. Ini tentu menjadi beban, baik dari sisi biaya maupun jarak tempuh,” ujar Ans Taolin saat dihubungi wartawan, Jumat (17/4/26).
Ia menilai langkah pemerintah daerah merupakan terobosan penting dan tepat sasaran, karena tidak hanya berfokus pada penyediaan fasilitas, tetapi juga mulai menyiapkan sumber daya manusia (SDM) sebagai faktor kunci dalam pelayanan kesehatan.
Menurutnya, layanan hemodialisa harus didukung secara menyeluruh, baik dari sisi alat, bahan habis pakai, maupun tenaga medis seperti dokter spesialis dan perawat bersertifikasi. “Pelayanan cuci darah harus lengkap, baik alat maupun SDM, agar berjalan optimal,” tegasnya.
Ia menegaskan, DPRD Kabupaten Malaka pada prinsipnya mendukung penuh upaya tersebut. Kehadiran layanan hemodialisa diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan tanpa harus keluar daerah.
“Kalau layanan ini sudah tersedia di daerah, tentu masyarakat akan sangat terbantu,” katanya.
