SUARATRIBUN.COM, BETUN – Rumah Sakit Umum Pemerintah Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun, Kabupaten Malaka, menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak gempa Flores. Sebanyak 10 tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter dan perawat disiapkan untuk diberangkatkan sebagai relawan guna membantu memberikan pelayanan kesehatan di wilayah terdampak bencana.
Direktur RSUPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, FISQua, mengatakan pengiriman tenaga kesehatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus respons kemanusiaan RSUPP Betun terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan bantuan.
“Untuk tahap pertama kita berangkatkan 10 orang tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter dan perawat. Mereka siap menjadi relawan untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa Flores,” kata Oktelin dirilis SuaraTribun. Com, Sabtu 22 Agustus 2026.
Menurutnya, para tenaga kesehatan yang diberangkatkan telah menyatakan kesiapan untuk terlibat langsung dalam pelayanan kemanusiaan. Mereka akan menjalankan tugas sesuai kebutuhan dan kondisi yang ditemukan di lapangan.
Oktelin menjelaskan, keputusan tersebut juga tidak terlepas dari informasi yang diterima pihaknya mengenai kondisi tenaga medis yang selama beberapa hari telah berada di wilayah terdampak gempa.
“Dari informasi yang kita terima, dokter-dokter yang menjadi relawan di wilayah terdampak gempa Flores sudah benar-benar lelah karena terus memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Karena itu, lanjut Oktelin, RSUPP Betun merasa perlu mengambil bagian untuk membantu memperkuat tenaga kesehatan di wilayah terdampak.