Direktris RSUPP Betun Satukan Dokter, Bidan dan Perawat Demi Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Malaka

Reporter: Novry Laka 
| Editor: Redaksi

SUARATRIBUN.COM, BETUN –  Direktris RSUPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, FISQua menyatukan dokter, bidan, perawat hingga tenaga kesehatan dari berbagai daerah dalam kegiatan symposium dan workshop kesehatan guna memperkuat kualitas pelayanan medis bagi masyarakat Kabupaten Malaka dan wilayah perbatasan RI–RDTL.

Kegiatan yang berlangsung di Garuda Hall, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Sabtu (9/5/2026) itu diikuti ratusan peserta yang terdiri dari dokter, perawat, bidan, tenaga teknis kesehatan hingga tenaga medis dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Malaka dan sejumlah daerah lain di Nusa Tenggara Timur.

Bacaan Lainnya

Dokter Oktelin menjelaskan, symposium dan workshop tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia tenaga kesehatan agar pelayanan medis kepada masyarakat semakin optimal.

Menurutnya, kegiatan serupa sebelumnya pernah dilaksanakan pada tahun 2018 dan kembali digelar tahun ini dengan cakupan yang lebih luas.

“Symposium dan workshop ini merupakan kegiatan kedua yang kami selenggarakan. Tahun 2019 kami juga pernah melaksanakan kegiatan yang sama sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan pengembangan sumber daya manusia tenaga kesehatan,” ujar dr. Oktelin.

Ia mengatakan, kegiatan ilmiah tersebut menjadi ruang berbagi pengetahuan antar tenaga kesehatan, terutama terkait perkembangan ilmu dan pelayanan medis terbaru.

Saat ini, kata dia, RSUPP Betun memiliki 18 dokter spesialis yang 9 di antaranya turut memberikan materi kepada peserta dari berbagai puskesmas di Kabupaten Malaka.