Kebijakan Humanis Direktris RSUPP Betun Tuai Apresiasi, Pasien Jauh Dipulangkan Sebelum Malam Demi Keselamatan

Reporter: Novry Laka 
| Editor: Redaksi

SUARATRIBUN.COM BETUN – Direktris Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, FISQua, terus melakukan pembenahan pelayanan kesehatan dengan menghadirkan kebijakan yang dinilai humanis dan berpihak kepada keselamatan pasien.

Salah satu kebijakan terbaru yang diterapkan yakni pasien yang berasal dari wilayah jauh di Kabupaten Malaka dan telah dinyatakan sembuh akan dipulangkan lebih awal sebelum malam hari. Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari risiko perjalanan malam serta mempertimbangkan faktor keamanan dan keselamatan pasien saat kembali ke rumah masing-masing.

Bacaan Lainnya

Kebijakan itu mendapat perhatian positif dari masyarakat karena dinilai menunjukkan kepedulian pihak rumah sakit terhadap kondisi geografis Kabupaten Malaka yang cukup luas, termasuk sejumlah wilayah pedalaman dan perbatasan yang membutuhkan waktu tempuh cukup lama menuju Kota Betun.

Direktris RSUPP Betun, akrab disapa Oktelin, ini, mengatakan pelayanan kesehatan tidak hanya berfokus pada proses pengobatan di dalam rumah sakit, tetapi juga memperhatikan keselamatan pasien setelah selesai menjalani perawatan.

Menurutnya, banyak pasien yang harus menempuh perjalanan jauh menuju desa-desa di wilayah Malaka sehingga pemulangan pasien pada malam hari dinilai kurang efektif dan berpotensi menimbulkan risiko dalam perjalanan.

“Kami ingin memastikan pasien merasa aman dan nyaman, bukan hanya saat dirawat tetapi juga ketika kembali ke rumah. Karena itu pasien yang sudah diperbolehkan pulang akan kami bantu proses lebih awal sebelum malam,” ujarnya kepada wartawan suaratribuncom, Sabtu sore 9 April 2026.