Tanpa ragu, wasit langsung meniup peluit dan menunjuk titik putih.
Keputusan itu sontak disambut sorak sorai para pemain, official, dan suporter Kristal FC. Atmosfer stadion mendadak dipenuhi ketegangan sekaligus harapan.
Pemain bernomor punggung 4 Kristal FC yang dipercaya sebagai eksekutor melangkah tenang menuju titik penalti. Dengan penuh percaya diri, ia melepaskan tendangan keras dan terukur ke sudut gawang.
Penjaga gawang PS Kota Kupang bergerak cepat mencoba membaca arah bola, namun laju si kulit bundar terlalu sempurna untuk dihentikan. Gol!
Bola meluncur mulus ke dalam gawang dan memecah sorak kemenangan pendukung Kristal FC. Skor berubah menjadi 1-1.
Gol penyama kedudukan itu langsung membakar semangat para pemain Kristal FC untuk terus menekan, sementara PS Kota Kupang berusaha merespons cepat demi merebut kembali keunggulan.
Hingga babak pertama berlangsung, kedua tim terus bermain terbuka dengan intensitas tinggi. Jual beli serangan terjadi sepanjang laga, namun belum ada tambahan gol yang tercipta.
Pertandingan kategori U-15 pada ajang Piala Gubernur Soeratin 2026 ini menggunakan durasi 2×40 menit, sehingga peluang kedua tim untuk mengubah jalannya pertandingan masih terbuka lebar pada babak kedua.
Atmosfer Stadion Oepoi tampak semarak dengan kehadiran official, suporter, dan pecinta sepak bola yang antusias menyaksikan laga pembuka turnamen tersebut.
Di tengah jalannya pertandingan, Bupati Malaka Stefanus Bria Seran (SBS) juga tampak berbincang dengan Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malaka Adej dan Dr. Jhoni Lumba. Ketiganya terlihat berdiskusi hangat sambil memantau jalannya laga dari tribun kehormatan.