Momen ini memperlihatkan bahwa pembinaan sepak bola di Malaka mulai bergerak ke arah yang lebih profesional. Sinergi antara pemerintah daerah dan tim pelatih menjadi kunci dalam menciptakan generasi pesepak bola muda yang kompetitif.
Uji tanding yang mempertemukan PS Malaka Selection dengan SSB Allstars pada kelompok usia U-13, U-15, dan U-17 berlangsung dengan intensitas tinggi. Para pemain muda menunjukkan perkembangan signifikan, mulai dari organisasi permainan, semangat juang, hingga keberanian dalam mengambil keputusan di lapangan.
“Laga seperti ini sangat penting untuk mengukur kesiapan tim. Kami ingin pemain terbiasa menghadapi tekanan dan mampu mengambil keputusan dengan cepat,” tambah CH. Dionisius Bria Seran yang juga merupakan pelatih berlisensi ini.
Laga ini sekaligus menjadi bagian penting dari persiapan menghadapi Soeratin Cup 2026, ajang bergengsi yang menjadi tolok ukur keberhasilan pembinaan sepak bola usia dini di daerah.
Dengan perhatian langsung dari Bupati serta pendampingan teknis yang terarah, PS Malaka Selection kini menunjukkan optimisme besar untuk tampil kompetitif dan membawa nama daerah di kancah yang lebih tinggi.(*)