“Ini bukan hanya soal perebutan gelar juara Piala Novanto CUP III, tetapi juga peluang emas bagi pemain muda kita untuk membuka jalan menuju sepak bola profesional,” katanya.
Menurut Inyo, kesempatan untuk dilirik pemandu bakat nasional merupakan peluang besar yang patut dimanfaatkan oleh seluruh pemain.
“Kalau ada pemain yang tampil menonjol, bukan tidak mungkin mereka bisa mendapat kesempatan lebih besar untuk berkembang, bahkan menembus level kompetisi nasional,” lanjutnya.
Selain faktor kehadiran talent scouting dari Jakarta, Lapangan Haitimuk juga dinilai memiliki fasilitas yang mendukung kelancaran pertandingan final.
Lapangan tersebut telah dilengkapi fasilitas penerangan yang memadai sehingga memungkinkan pertandingan berjalan lebih fleksibel, termasuk apabila harus berlangsung hingga malam hari.
“Lapangan Haitimuk memiliki fasilitas penerangan yang baik. Ini menjadi salah satu kelebihan karena pertandingan dapat berlangsung dengan lebih fleksibel apabila dibutuhkan,” tambah Inyo.
Antusiasme masyarakat menjelang laga final pun terus meningkat. Dukungan suporter dari kedua tim diperkirakan akan memadati area lapangan untuk memberikan semangat penuh kepada tim kebanggaan masing-masing.
Atmosfer persaingan yang ketat, gengsi perebutan trofi juara, serta peluang besar dilirik pemandu bakat nasional membuat final Piala Novanto CUP III dipastikan menjadi pertandingan yang istimewa.
Lebih dari sekadar laga penentuan juara, final ini menjadi panggung besar yang membuka jalan bagi talenta-talenta muda Malaka untuk melangkah menuju level sepak bola yang lebih tinggi.