Dodi menjelaskan, pertandingan seperti ini menjadi sarana penting untuk mengukur kualitas individu maupun kolektif tim, mulai dari kemampuan membaca permainan, disiplin posisi, hingga kekompakan antarpemain.
“Kami ingin setiap pemain tidak kehilangan posisi, disiplin dalam permainan, dan tetap menjaga kualitas bermain menjelang Soeratin Cup,” tambahnya.
Menurutnya, persiapan matang menjadi kunci utama jika PS Malaka U-15 ingin tampil kompetitif dan bersaing dengan tim-tim terbaik dari seluruh NTT.
Menariknya, laga uji tanding ini digelar pada malam hari di bawah sorotan lampu Lapangan Haitimuk. Kehadiran fasilitas penerangan tersebut menjadi nilai tambah yang sangat penting dalam mendukung pengembangan sepak bola usia dini di Kabupaten Malaka.
Lapangan Haitimuk saat ini menjadi satu-satunya lapangan Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kabupaten Malaka yang telah dilengkapi fasilitas lampu penerangan. Kondisi ini memungkinkan latihan dan pertandingan malam hari berjalan lebih maksimal.
Atmosfer pertandingan semakin semarak dengan hadirnya sejumlah tokoh penting daerah yang memberikan dukungan langsung terhadap pembinaan sepak bola usia dini.
Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran, hadir menyaksikan jalannya pertandingan dari awal hingga akhir.
Selain Bupati SBS, hadir pula Kepala Bank NTT, Plh Kepala Dinas Pertanian, Inspektur Inspektorat Kabupaten Malaka Remigius Leki, Kepala Dinas PU Lorens Haba, serta sejumlah pimpinan OPD lainnya.
Kehadiran para pejabat daerah tersebut menjadi bukti nyata bahwa pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Malaka mendapat perhatian dan dukungan penuh dari pemerintah daerah.