Rektor UCB Kenang Peran Bupati Malaka, Gagasan SBS Jadi Inspirasi Lahirnya Fakultas Kedokteran

Reporter: Novry Laka 
| Editor: Redaksi

“Terima kasih kepada Kaka Stef yang telah menorehkan banyak sejarah. Kampus ini juga menjadi buah tangan dari Kaka Stef saat beliau menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT,” ujar Frans.

Menurut Frans, banyak gagasan besar SBS yang tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, tetapi juga mendorong transformasi pendidikan tinggi kesehatan di NTT.

Bacaan Lainnya

Ia menyebut program Revolusi Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang pernah digagas SBS menjadi salah satu inspirasi besar dalam pengembangan UCB.

“Banyak ide yang kami peroleh dari Kaka Stef sehingga Universitas Citra Bangsa bisa berdiri dan berkembang sampai saat ini. Bahkan, gagasan beliau juga ikut melahirkan Fakultas Kedokteran di UCB,” katanya.

Frans bahkan menyebut SBS sebagai salah satu tokoh penting pembangunan kesehatan di Nusa Tenggara Timur.

“Karena itu, sangat wajar jika saya menyebut Kaka Stef sebagai bapak pembangunan kesehatan NTT setelah dr. Ben Mboi,” tegasnya.

Frans menjelaskan, perjalanan UCB dimulai dari Akademi Kebidanan yang kemudian berkembang menjadi STIKes Citra Husada Mandiri Kupang. Seiring perkembangan institusi dan kebutuhan pendidikan tinggi di bidang kesehatan yang terus meningkat, lembaga ini berkembang hingga resmi bertransformasi menjadi Universitas Citra Bangsa pada tahun 2019.

Transformasi itu menjadi tonggak penting perjalanan UCB dalam memperluas kontribusi di sektor pendidikan dan kesehatan.

Saat ini, UCB terus menunjukkan perkembangan pesat. Jumlah mahasiswa aktif telah mencapai sekitar 8.000 orang, sementara calon mahasiswa baru yang mendaftar untuk tahun akademik berjalan telah menembus lebih dari 2.000 orang.