DI BAWAH PELUKAN INA MARIA NAI FETO MALAKA: MERAWAT IMAN DAN PERSAUDARAAN DI TANAH MALAKA

Reporter: Putra Niron 

Jika setelah perarakan orang semakin peduli terhadap sesama, jika perbedaan tidak lagi menjadi alasan untuk bermusuhan, jika generasi muda semakin mencintai budaya dan Gereja, serta jika kehidupan masyarakat semakin diwarnai kejujuran dan kepedulian, maka di situlah makna perarakan sungguh menemukan buahnya.

Malaka tidak hanya membutuhkan perayaan iman yang meriah. Malaka membutuhkan manusia-manusia yang menghidupi imannya dalam tindakan nyata.

Di bawah pelukan Ina Maria Nai Feto Malaka, seluruh umat diajak untuk kembali menjadi saudara. Berbeda paroki, berbeda latar belakang, berbeda pandangan, tetapi tetap berjalan bersama dalam satu iman dan satu harapan.

Sebab, pada akhirnya, yang paling penting bukanlah seberapa jauh patung Bunda Maria telah diarak, melainkan seberapa jauh kasih, persaudaraan, dan nilai-nilai iman telah berjalan dalam kehidupan masyarakat Malaka.