SUARATRIBUN.COM, BETUN – Bupati SBS mengajak masyarakat untuk mengambil bagian dalam pembangunan sektor kesehatan dengan mendorong generasi muda menempuh pendidikan di bidang kesehatan. Ajakan tersebut disampaikan saat meresmikan Gedung Poliklinik Betun, di hadapan para tamu undangan, staf, tenaga kesehatan, dan wartawan.
Dalam sambutannya, Bupati SBS menekankan bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya bergantung pada ketersediaan fasilitas, tetapi juga membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten. Karena itu, keluarga diharapkan turut berperan dalam mempersiapkan generasi yang mampu memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Ia mengimbau para orang tua yang memiliki tiga anak agar mempertimbangkan untuk menyekolahkan setidaknya satu anak di bidang kesehatan.
“Kalau ada anak tiga orang, satu orang tolong sekolah di bidang kesehatan,” imbau Bupati SBS dalam sambutannya meresmikan gedung Poliklinik RSUPP Betun, Sabtu 17 Oktober 2026.
Menurutnya, pendidikan di bidang kesehatan merupakan salah satu bentuk kontribusi keluarga dalam mendukung ketersediaan tenaga profesional. Ia juga menyampaikan bahwa kesempatan untuk berkontribusi tetap terbuka melalui generasi berikutnya, termasuk dengan mendorong anak dan cucu memilih pendidikan yang berkaitan dengan kesehatan.
“Kalau sudah terlanjur sekolah, tidak apa-apa. Masih ada dua atau tiga jalan, yaitu saat dia mencari pasangan, baik perempuan maupun laki-laki, harus cari orang kesehatan. Kalau pun sudah terlanjur menikah, kita berharap agar anak atau cucu mereka harus sekolah di bidang kesehatan,” ujar SBS sebagai dokter senior di NTT ini.
