“Di lapangan anak-anak belajar tentang kerja keras, disiplin, sportivitas, mental juara, dan semangat pantang menyerah. Nilai-nilai ini sangat penting untuk masa depan mereka,” katanya.
Momentum tersebut sekaligus menegaskan bahwa prestasi besar tidak hadir secara instan. Dibutuhkan proses panjang, latihan yang konsisten, disiplin tinggi, dan pembinaan berkelanjutan sejak usia dini.
Keberhasilan PS Malaka U-12 meraih gelar juara Piala Presiden Zona NTT kini menjadi bukti nyata bahwa Kabupaten Malaka mulai diperhitungkan sebagai salah satu daerah dengan pembinaan sepak bola usia muda yang berkembang pesat di Nusa Tenggara Timur.
Turut mendampingi Bupati SBS dalam kesempatan itu sejumlah pimpinan OPD Kabupaten Malaka, di antaranya Kepala Dinas PUPR Kabupaten Malaka Lorens Haba, Inspektur Inspektorat Kabupaten Malaka Remigius Leki, Sekretaris DPRD Kabupaten Malaka, Sekretaris Dinas KB Kabupaten Malaka, serta sejumlah pejabat lainnya.
Kehadiran para pimpinan OPD tersebut menunjukkan bahwa dukungan terhadap kemajuan olahraga, khususnya sepak bola, menjadi tanggung jawab bersama lintas sektor di Kabupaten Malaka.
Sementara itu, laga uji tanding antara PS Malaka U-13 dan SSB Kecamatan Sasitamean berlangsung menarik. Kedua tim tampil enerjik dengan permainan cepat, agresif, dan penuh determinasi.
Talenta-talenta muda yang tampil di Lapangan Haitimuk sore itu menunjukkan potensi besar bagi masa depan sepak bola Malaka. Mereka tidak hanya bermain untuk menang, tetapi juga memperlihatkan semangat belajar dan berkembang.